edit friendster

May 7th, 2007 by kalesbulu

Ingin Merubah Tampilan friendster kamu. dapat merujuk pada link

berikut:

Jika kurang puas ikutan aja forumnya friendster

Friendster Forum

- Aku, Kamu dan FF !!! Kenalin Diri Kamu disini

Friendster , Myspace , Friendster Forum , Myspace

Forum , Friendster Editor , friendster login ,

friendster philippines , friendster profiles


www.friendsterforum.com/forum/friends

ter_indonesia/aku_kamu_dan_ff_kenalin_diri_kamu_disini_newbie_

perken…

ICTEP |PPAN| International Youth Exchange 2007

March 13th, 2007 by kalesbulu
 

What is implied in ICYEP?
      ICYEP stands for Indonesia Canada Youth Exchange Program. This program is coordinated by the Ministry of Youth and Sport (Menpora) and Canada World Youth using the concept of learning through experiences. The participants could find vast learning space in the community, either during in Canada or Indonesia. The participants join the program for approximately 8 months comprising two phases based on the program sites, which are Indonesia and Canada.
      
Who can be the participants?
      All Indonesian citizens who qualify and pass the selection process coordinated by the Ministry of Youth and Sport could participate in this program. The whole participants consist of participating youths, project supervisor, and foster families.
      
Where does the fund come from?
      The fund is budgeted from the development account of both countries through Canada World Youth and Ministry of Youth and Sport of Indonesia.      

What are the activities during the program?
      Each year, the activities during the program are scheduled based on the work plan approved by both countries. Generally, the activities comprise of social work, community development in mostly rural areas, and “on hand” experience giving activities in cross cultural understanding.
      
Who are involved in the program?

      The participating youths, foster families, and project supervisor. The participating youths are Indonesian youths aged between 19-23 years old who have beforehand qualified the forthright selection process in provincial level. The foster families are the families where the participants stay during the program, either in Indonesia or Canada. During the entire program and home stay, each participant will be coupled with a male or female counterpart from the Canadian side. Project supervisor is a program alumna who has qualified the requirement and passed through the selection process as well.
      
What are the main activities?
      Consist of Work Placement and Educational Activity Day. The Work Placement is where we learn professionalism and supervised by a stakeholder in the workplace. Each participant must work in at least one workplace which basically owns the same principle either in Indonesia or Canada which is to learn how a social effort can be bear in its truthful meaning using modern management principles. Educational Activity Day or Village Day is a day in each week during the program where a series of activities and creativities yet packed with logics is held by and for the participants.
      
What are the advantages obtained by joining the program?
      To participate the program is to gain an experience of a lifetime which is meaningful, resourceful, and useful lessons for as long as you live. Within seven months on the program alone, it can much reflect years of learning process on the school benches and yet enriched with dynamic activities and rational thought and sensations. Through the experiences of interacting with different situations and human characters, the participants could avoid themselves from arrogance, antipathy, and misjudgment to the kin as well as to reach back to their roots and
      cultures they belong. The participants will be able to open and clear their minds as a basic requirement for intellectual and courteous personality. The participants are therefore expected to be the world citizens who continuously contribute to the community with all their strength wherever they are.

*Sumber :http://www.geocities.com/pcmi_jogja      
      

 

Strategi Memaksimalkan Pendapatan

March 6th, 2007 by kalesbulu

</
 

   
Sebagian orang mungkin merasa tabu untuk mengakui, bahwa mereka bekerja untuk mengumpulkan banyak uang. Pada kenyataannya, kita memang selalu bertemu dengan orang-orang yang bekerja tidak (semata-mata) demi uang, melainkan lebih sebagai simbol status, atau sarana eksistensi diri. Tentu, kalangan yang disebut terakhir itu adalah mereka yang tidak memiliki masalah dengan pendapatan, atau setidaknya punya pendapatan yang lebih. Mereka, dengan demikian, juga tidak lagi memiliki masalah dalam memenuhi tuntutan gaya hidup yang mereka pilih.

    Kalau boleh memilih, tentu siapa pun akan memilih bekerja demi status dan bukannya demi uang. Tapi, jika kondisi tidak memungkinkan, bukan berarti tidak ada langkah yang bisa dilakukan demi mewujudkan dambaan itu. Siapa sih yang tidak ingin, bekerja dengan pendapatan yang lebih, sehingga masalah keuangan tak pernah lagi "ngrecoki", dan kita tinggal memikirkan "kesenangan"? Joshua Kennon lewat bukunya yang berjudul How to Become Wealthy: Nine Truths That Can Set You on the Path to Financial Freedom bisa menjadi salah satu rujukan yang akan membantu Anda mendapatkan uang yang lebih banyak sesuai keinginan.

    Sebelum melangkah lebih jauh ke tataran praktis, Anda perlu terlebih dahulu menyetujui bahwa langkah pertama yang diperlukan untuk mendapatkan uang lebih banyak adalah mengubah cara berpikir Anda tentang uang itu sendiri.

    Uang adalah sesuatu yang dibayarkan kepada Anda untuk kerja yang telah Anda lakukan demi tercapainya tujuan perusahaan. Atau, uang adalah gaji yang Anda bayarkan kepada Anda sendiri sebagai business person yang memperjakan diri pada seseorang (pengusaha). Dia, uang itu, sama sekali bukanlah akar dari segala kejahatan atau penderitaan di dunia. Dia semata-mata alat yang memungkinkan Anda memenuhi standar hidup yang telah Anda tetapkan sendiri.

    Uang memungkinkan Anda menyediakan kebutuhan-kebutuhan dasar bagi keluarga Anda, serta membesarkan dan mendidik anak-anak Anda. Uang juga memungkinkan Anda untuk beramal sesuai keyakinan Anda. Uang memberi kesempatan Anda untuk melakukan perjalanan jauh, dan mewujudkan hal-hal yang Anda inginkan dalam hidup ini, hobi, ketertarikan dan lain-lain. Uang membuat Anda bisa hidup tenang di masa pensiun nanti.

    Arti dari semua itu tak lain, menginginkan untuk mendapatkan uang lebih banyak bukan hanya baik, melainkan juga penting bagi berbagai rencana yang telah Anda buat. Meminta gaji lebih tinggi ketika mendapat tawaran kerja baru merupakan hal yang wajar. Meminta kenaikan gaji pada perusahaan tempat Anda kerja sekarang tak ada salahnya. Begitu pula dengan memilih karir yang memberikan gaji tinggi, sah-sah saja.

    Langkah berikutnya, mengubah cara berpikir Anda tentang diri Anda sendiri berkaitan dengan uang.

    Kalau Anda tidak ingin mendefinisikan karakter Anda berdasarkan banyaknya uang yang Anda dapatkan, Anda perlu berpikir sebaliknya: apapun yang Anda dapatkan, Anda memang layak mendapatkannya. Persiapkan diri untuk membuat pilihan-pilihan dalam karir yang bisa mempertinggi kemampuan untuk mendapatkan uang lebih banyak. Meminta kenaikan gaji merupakan hal yang menakutkan memang, tapi jika Anda tidak pernah memintanya, maka Anda akan diam di tempat, dan perusahaan merasa sudah cukup menggaji Anda.

Lalu, dari mana memulai usaha untuk memaksimalkan pendapatan?

    Pertama, tentu saja, pilihlah karir yang paling memungkinkan Anda untuk mendapatkan pendapatan besar.

    Pekerjaan tertentu, kita tahu, bergaji lebih tinggi dibandingkan pekerjaan lainnya. Jika uang penting bagi Anda, pilihlah pekerjaan yang akan memberi Anda bayaran sesuai yang ingin Anda dapatkan. Atau, buktikan bahwa Anda akan melakukan sesuatu yang luar biasa untuk mendapatkan uang banyak dari karir yang telah Anda pilih. Anda juga bisa melakukan kerja sambilan, mengambil pekerjaan paroh waktu di samping pekerjaan utama, atau memulai bisnis sendiri.

    Jika Anda karyawan yang baik dan pekerja keras, jangan pasif dan menunggu, cobalah lakukan hal-hal di bawah ini:

  1. Negosiasi dengan pimpinan perusahaan berapa besaran gaji yang Anda inginkan, jika Anda karyawan baru.

    –mintalah kenaikan gaji secara reguler setiap Anda bisa memperlihatkan bahwa hasil kerja Anda memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

  2. Ekspresikan ambisi-ambisi karir Anda, dan apa yang Anda yakin akan bisa Anda lakukan untuk membantu keberhasilan perusahaan. Tunjukkan komitmen pada atasan. Setiap perusahaan memiliki daftar karyawan unggulan; pastikan Anda ada di situ sebagai langkah awal untuk memaksimalkan pendapatan Anda.

    Semoga sedikit Tips Ini dapat membantu menunjang motivasi kita semua dalam mengahdapi persoalan hidup terutama dari segi karir dan keuangan kita

*Sumber : PortalHR.com

 

Promosi ala Adbrite

March 4th, 2007 by kalesbulu


Kami akan mengenalkan program baru. Program ini adalah murni usaha
Anda. Dimana program ini tidak akan menguras kantong Anda sepeserpun,
namun bisa menghasilkan hingga US$ 50 dalam 1 hari. Anda tidak percaya?
Baca dulu penjelasan saya ini.


PasarBisnis

Apa yang Anda cari selama ini sudah ditemukan? Mendapatkan penghasilan
tambahan dalam kurs US$, tanpa perlu memerlukan modal uang sama sekali.
Usaha ini hanya perlu dijalankan dengan cara yang amat sangat mudah.
Hanya memerlukan koneksi internet dari mana saja, dan hanya akan
menghabiskan 5 menit saja setiap harinya. Tanpa perlu mengganggu
pekerjaan rutin Anda, hanya sebagai pekerjaan sambilan saja. Dengan
begitu, Anda yang akan menentukan nasib Anda sendiri. Kesempatan ini
hanya akan datang sekali seumur hidup Anda. Apakah Anda akan mengambil
peluang ini atau tidak, itu semua terserah Anda.

Jalur Bis Kota DI Yogyakarta

January 25th, 2007 by kalesbulu
 

oh yach… aku temukan nech jalur bis kota yang ada di yogya..
kebetulan kemaren seorang kawan ada yang tanya kalo dr jombor me UGM lewat mana… cukup mumet njelasin karena jarang ngebis!!!!!
akhirnya dapat dr kawan diforum yang ngasih rute masing jalur…

s
emoga dapat beramanfaat buat semuanya….

JALUR 1 (21 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Kol Sugiyono – Pojok Beteng Wetan – Jl. Mayjen Sutoyo – Plengkung Gading – Jl. MT Haryono – Pojok Beteng Kulon – Jl. KH Wakhid Hasyim – Jl. Letjend S Parman – Jl. Kapt P Tendean – Jl. Hos Cokroaminoto – Jl. Kyai Mojo – Jl. P Diponegoro – Tugu Yogya – Jl. Jend Sudirman – Jl. Csimanjuntak – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Bunderan Ugm – Jl. Kaliurang – Jl. C Simanjuntak – Jl. Jend Sudirman – Tugu Yogya – Jl. P Diponegoro – Jl. Kyai Mojo – Jl. Hos Cokroaminoto – Jl. Kapt P Tendean – Jl. Letjend S Parman – Jl. KH Wakhid Hasyim – Pojok Beteng Kulon – Jl. MT Haryono – Pojok Beteng Wetan – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Menteri Supeno – Jl. Veteran – Terminal

JALUR 2 (24 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Sisingamangaraja – Pasar Karangkajen – Jl. Menukan – Jl. Parangtritis – Pojok Beteng Wetan – Purawisata – Jl. Brigjend Katamso – Jl. Mayor Suryotomo – Jl. Mataram – Jembatan Kewek – Jl. Abubakar Ali – Jl. Kom Yos Sudarso – Kridosono/telkom – Jl. Suroto – Jl. Cik Di Tiro – Jl. Suroto – Kridosono/telkom – Kom Yos Sudarso – Jl. Abubakar Ali – Jembatan Kewek – Jl. Mataram – Jl. Mayor Suryotomo – Jl. Brigjend Katamso – Purawisata – Pojok Beteng Wetan – Jl. Parangtritis – Jl. Menukan – Pasar Karangkajen – Jl. Sisingamangaraja – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Menteri Supeno – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Warungboto – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 3 (16 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Menteri Supeno – Jl. Tamansiswa – Jl. Suryopranoto – Jl. Gayam – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Gejayan – Terminal Condongcatur – Jl. Gejayan – Jl. Kolombo – Jl. Lingkar Ugm – Jl. Kaliurang – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Gejayan – Terminal Condongcatur – Jl. Gejayan – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Ipda Tut Harsono – Jl. Kenari – Mandala Krida – Jl. Gayam – Jl. Ki Mangunsarkoro – Jl. Kusumanegara – Jl. Tamansiswa – Jl. Menteri Supeno – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 4 (18 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Ngeksigondo – Kotagede – Jl. Gedongkuning – Bonbin Gembiraloka – Jl. Kusumanegara – Jl. Sultan Agung – Jl. Mayor Suryotomo – Jl. Mataram – Jembatan Kewek – Jl. Abubakar Ali – Jl. Komp Yos Sudarso – Kridosono/telkom – Jl. Suroto – Jl. Cik Di Tiro – Jl. Kolombo – Bunderan Ugm – Kaliurang – Jl. C Simanjuntak – Jl. Jend Sudirman – Tugu Yogya – Jl. Kleringan – Jl. Taman Garuda – Jl. Malioboro – Jl. Jend Ahmad Yani – Pasar Beringharjo – Kantor Pos – Jl. P Senopati – Jl.Jl. Sultan Agung – Jl. Kusumanegara – Bonbin Gembiraloka – Jl. Gedong Kuning – Jl. Ngeksigondo – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

 

JALUR 5 (19 BIS)
Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Kol Sugiyono – Pojok Beteng Wetan – Jl. Parangtritis – Jl. Mangkuyudan – Jl.jend Di Panjaitan – Plengkung Gading – Jl. MT Haryono – Pojok Beteng Kulon – Jl. KH Wakhid Hasyim – Jl. KHa Dahlan – Rs Pku Muhamadiyah – Jl. Bayangkra – Jl. Jogonergaran – Jl. Gandekan – Jl. Jagran Lor – Kantor Samsat – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Magelang – Jl. Ring Road Utara – Monjali – Jl. Kaliurang – Bunderan Ugm – Jl. Kaliurang – Jl. Ringroad Utara – Monjali – Jl. Magelang – Jl. Tentara Pelajar – Kantor Samsat – Jl. Jl.agran Lor – Jl. Jl.agran – Jl. Pringgokusuman – Jl. Letjend Suprapto – Jl. KHa Dahlan – Rs Pku Muhamadiyah – Kantor Pos – Jl. Trikora – Jl. Lingkar Barat Alun – Alun Utara – Jl. Rotowijayan – Jl. Ngasem – Pasar Ngasem – Jl. Polowijan – Jl. Kadipaten – Jl. KH Wakhid Hasyim – Pojok Beteng Kulon – Jl. MT Haryono – Plengkung Gading – Jl. Jend Di Panjaitan – Jl. Mangkuyudan – Jl. Parangtritis – Pojok Beteng Wetan – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Menteri Supeno – Jl. Veteran – Terminal Yogyakarta

JALUR 6 (16 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Sgm – Jl. Kusumanegara – Jl. Sultan Agung – Jl. Gadjahmada – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Layang Lempuyangan – Jl. Kom Yos Sudarso – Kridosono/telkom – Jl. Atmosukarto – Jl. Dr Wahidin – Galeria Mall – Jl. Rahayu Samirono – Jl. Kolombo – Bunderan Ugm – Jl. Kaliurang – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Rahayu Samirono – Galeria Mall – Jl. Jend Sudirman – Jl. Suroto – Kridosono/telkom – Jl. Kom Yos Sudarso – Jl. Layang Lempuyangan – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Gadjahmada – Jl. Sultan Agung – Jl. Kusumanegara – Sgm – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 7 (16 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Kusumanegara – Bonbin Gembiraloka – Jl. Janti – Jl. Solo – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Gejayan – Terminal Condongcatur – Ring Road Utara – Jl. Kaliurang – Bunderan Ugm – Jl. Kaliurang – Ring Road Utara – Terminal Condongcatur – Jl. Gejayan – Jl. Laksda Adiscipto – Jl. Solo – Jl. Janti – Jl. Kusumanegara – Bonbin Gembiraloka – Jl. Veteran – Jl.warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 8 (15 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Pramuka – PMI Kodya – Jl. Tegalgendhu – Jl. Nyi Pambayun – Jl. Kemasan – Jl. Gedongkuning – Bonbin Gembiraloka – Jl. Kusumanegara – Jl. Sultan Agung – Jl. Suryopranoto – Jl. Gayam – Jl. Kenari – Mandala Krida – Jl. Gondosuli – Jl. Melati – Jl. Ipda Tut Harsono – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Jend Urip Sumoharjo – Jl. Jend Sudirman – Jl. Cik Di Tiro – Jl. Kolombo – Bunderan Ugm – Jl. Kaliurang – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Gejayan – Terminal Condongcatur – Jl. Gejayan – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Ipda Tut Harsono – Jl. Melati – Jl. Gondosuli – Mandala Krida – Jl. – Kenari – Jl. Gayam – Jl. Ki Mangunsarkoro – Jl. Kusumanegara – Jl. Gedongkuning – - Jl. Kemasan – Jl. Nyi Pambayun – Jl. Tegalgendhu – PMI Kodya – Jl. Pramuka – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 9 (22 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Ki Penjawi – Jl. Rejowinangun – Jl. Gedongkukning – Bonbin Gembiraloka – Jl. Kusumanegara – Jl. Sultan Agung – Jl. Tamansiswa – Jl. Kol Sugiyono – Pojok Beteng Wetan – Purawisata – Jl. Brigjend Katamso – Jl. Senopati – Rsu Pku Muhamadiyah – Jl. KHa Dahlan – Jl. KH Wakhid Hasyim – Jl. Letjend S Parman – Jl. Patangpuluhan – Jl. Ikip Pgri – Jl. Wates – Ring Road Selatan – Jl. Mundusari – Isi Bugisan – Jl. Bugisan – Jl. Letjend S Parman – Jl. KH Wakhid Hasyim – Jl. KHa Dahlan – Rsu Pku Muhamadiyah – Jl. P Senopati – Jl. Brigjend Katamso – Purawisata – Pojok Beteng Wetan – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Tamansiswo – Jl. Sultan Agung – Jl. Kusumanegara – Bonbin Gembiraloka – Jl. Veteran – Jl. Ki Penjawi – Jl. Rejowinangun – Jl. Gedongkuning – Jl. Ngeksigondho – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 10 (18 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Kenari – Mandala Krida – Jl. Gayam – Jl. Bausasran – Jl. Juminahan – Jl. Mataram – Jembatan Kewek – Jl. Abu Bakar Ali – Kridosono/telkom – Jl. Kom Yos Sudarso – Jl. Atmosukarto – Jl. Dr Wahidin – Jl. Kusbini – Jl. Langensari – Jl. Munggur – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Solo – Jl. Kledokan – Jl. Babarsari Upn – Jl. Solo – Ringroad Utara – Terminal Condong Catur – Jl. Gejayan – Jl. Kolombo – Jl. Lingkar Ugm Penuh – Jl. Kaliurang Selatan – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Gejayan – Terminal Condong Catur – Ringroad Utara – Jl. Solo – Jl. Babarsari Upn – Jl. Kledokan – Jl. Solo – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Jend Urip Sumoharjo – Galeria Mall – Jl. Jend Sudirman – Jl. Suroto – Kridosono/telkom – Jl. Kom Yos Sudarso – Jl. Abu Bakar Ali – Jembatan Kewek – Jl. Mataram – Jl. Mas Suharto – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Bausasran – Jl. Gayam – Stadion Mandala Krida – Jl. Kenari – Sgm – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 11 (21 BIS, Tidak Masuk Ugm)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Ki Penjawi – Jl. Rejowinangun – Jl. Gedongkuning Selatan – Jl. Kemasan – Jl. Nyi Pembayun – Jl. Tegalgendu – PMI Kodya Yogya – Jl. Tegalturi – Jl. Sorogenen – Rsu Kodya – Jl. Tri Tunggal – Pasar Karang Kajen – Jl. Menukan – Jl. Parangtritis – Ringroad Selatan – Jl. Bantul – Pojok Beteng Kulon – Jl. KH Wahid Hasyim – Jl. Letjend S Parman – Jl. Patang Puluhan – Jl. Ikip Pgri – Jl. Re Martadinata – Jl. Letjend S Prapto – Kantor Samsat – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Magelang – Ringroad Utara – Monumen Yogya Kembali – Jl. Monumen Yogya Kembali – Jl. Am Sangaji – Tugu Yogya – Jl. Pangeran Diponegoro – Jl. Tentara Pelajar – Kantor Samsat – Jl. Jl.agran Lor – Jl. Pasar Kembang – Stasiun Tugu Yogya – Jl. Malioboro – Jl. Jend A Yani – Pasar Besar Beringharjo/kantor Pos Yogya – Jl. KHa Dahlan – Rsu Pku Muhammadiyah – Jl. Re Martadinata – Jl. Ikip Pgri – Jl. Patangpuluhan – Jl. Bugisan Ringroad Selatan – Jl. Parangtritis – Jl. Menukan – Pasar Karang Kajen – Jl. Tri Tunggal – Rsu Kodya – Jl. Sorogenen – Jl. Tegalturi – Jl. Tegalgendu – PMI Kodya Yogya – Jl. Nyi Pembayun – Jl. Kemasan – Jl. Gedongkuning Selatan – Jl. Rejowinangun – Jl. Ki Penjawi – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 12 (18 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Pandean – Jl. Glagahsari – Jl. Kusumanegara – Jl. Sultan Agung – Jl. Psenopati – Kantor Pos Yogya – Jl. KHa Dahlan – Jl. Re Martadinata – Jl. Hos Cokroaminoto – Jl. Pembela Tanah Air – Jl. Tentara Pelajar – Samsat – Jl. Magelang/wolter Monginsidi – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Lingkar Ugm Penuh – Jl. Kaliurang – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Magelang – Jl. Tentara Pelajar – Samsat – Jl. Pembela Tanah Air – Jl. Hos Cokroaminoto – Jl. Re Martadinata – Jl. KHa Dahlan – Kantor Pos Yogya – Jl. Psenopati – Jl. Sultan Agung – Jl. Kusumanegara – Sgm – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 13 (21 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Tamansiswa – Jl. Sultan Agung – Jl. Gajahmada – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Emplasemen Lempuyangan – Jl. Kom Yos Sudarso – Kridosono/telkom – Jl. Faridan M Noto – Jl. Jend Sudirman – Tugu Yogya – Jl. Am Sangaji – Jl. Monumen Yogya Kembali – Jl. Monumen Yogya Kembali – Ring Road Utara – Terminal Condong Catur – Jl. Gejayan – Jl. Kolombo – Jl. Lingkar Ugm Penuh – Jl. Kaliurang Selatan – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Gejayan – Terminal Condong Catur – Ring Road Utara – Monumen Yogya Kembali – Jl. Monumen Yogya Kembali – Jl. Am Sangaji – Tugu Yogya – Jl. Jend Sudirman – Jl. Suroto – Kridosono/telkom – Jl. Kom Yos Sudarso – Jl. Emplasemen Lempuyangan – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Gajah Mada – Jl. Sultan Agung – Jl. Tamansiswa – Jl. Menteri Supeno – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 14 (18 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Pandean – Jl. Glagahsari – Jl. Kusumanegara – Jl. Cendana – Mandala Krida – Jl. Gondosuli – Jl. Mojo – Jl. Munggur – Jl. Gejayan – Terminal Condong Catur – Ring Road Utara – Monumen Yogya Kembali – Jl. Monumen Yogya Kembali – Jl. Am Sangaji – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. Terban – Jl. Kolombo – Jl. Lingkar Penuh Ugm – Jl. Kaliurang – Jl. Profdr Sardjito – Jl. Am Sangaji – Jl. Monumen Yogya Kembali – Monumen Yogya Kembali – Ring Road Utara – Terminal Condong Catur – Jl. Gejayan – Jl. Jend Urip Sumoharjo – Galeria Mall – Jl. Wahidin S – Jl. Kusbini – Jl. Langensari – Jl. Munggur – Jl. Mojo – Jl. Gondosuli – Mandala Krida – Jl. Cendana – Jl. Kusumanegara – Bonbin Gembira Loka – Jl. Gedong Kuning – Jl. Rejowinangun – Jl. Ki Penjawi – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 15 (33 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Sisingamangaraja – Pasar Karangkajen – Jl. Menukan – Jl. Jogokaryan – Jl. Di Panjaitan – Plengkung Gading – Jl. Mayjen Sutoyo – Jl. Pojok Beteng Wetan – Jl. Brigjen Katamso – Purawisata – Jl. Ibu Ruswo – Jl. Trikora – Kantor Pos – Jl. KHa Dahlan – Jl. Re Martadinata – Jl. Wates – Pasar Gamping – Jl. Sidoarum – Jl. Bantulan – Jl. Godean – Jl. Kyai Mojo – Jl. Magelang – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. Terban – Jl. Kolombovlingkar Ugm Penuh – Jl. Kaliurang – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Magelang – Jl. Kyai Mojo – Jl. Godean – Jl. Bantulan – Jl. Sidoarum – Pasar Gamping – Jl. Wates – Jl. Re Martadinata – Jl. KHa Dahlan – Kantor Pos – Jl. Trikora – Jl. Ibu Ruswo – Jl. Brigjen Katamso – Purawisata – Jl. Pojok Beteng Wetan – Jl. Sutoyo – Plengkung Gading – Jl. Di Panjaitan – Jl. Mangkuyudan – Jl. Parangtritis – Jl. Menukan – Pasar Karangkajen – Jl. Sisingamangaraja – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Menteri Supeno – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 16 (36 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Menteri Supeno – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Sisingamangaraja – Pasar Karangkajen – Jl. Menukan – Jl. Parangtritis – Pojok Beteng Wetan – Jl. Brigjen Katamso – Purawisata – Jl. Mayor Suryotomo – Jl. Limaran – Jl. Sriwedari – Jl. P Senopati – Jl. Sultan Agung – Jl. Kusumanegara – Mandala Krida – Jl. Kenari – Jl. Ipda Tut Harsono – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Gejayan – Terminal Condong Catur – Jl. Gejayan – Jl. Kolombo – Jl. Cik Di Tiro – Jl. Suroto – Kridosono/telkom – Jl. Kom Yos Sudarso – Jl. Suroto – Jl. Jend Sudirman – Jl. C Simanjuntak – Jl. Jendsudirman – Jl. Cik Di Tiro – Jl. Kolombo – Jl. Gejayan – Terminal Condong Catur – Jl. Gejayan – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Ipda Tut Harsono – Jl. Kenari – Mandala Krida – Jl. Kusumanegara – Jl. Sultan Agung – Jl. Brigjen Katamso – Purawisata – Pojok Beteng Wetan – Jl. Parangtritis – Jl. Menukan – Pasar Karangkajen – Jl. Sisingamangaraja – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Menteri Supeno – Jl. Veteran – Terminal Yogya

JALUR 17 (36 BIS)

Terminal Yogya – Jl. Veteran – Sgm – Jl. Kusumanegara – Jl. Tamansiswa – Jl. Kol Sugiyono – Pojok Beteng Wetan – Jl. Mayjen Sutojo – Plengkung Gading – Jl. MT Haryono – Pojok Beteng Kulon – Jl. KH Wakhid Hasyim – Jl. Letjen S Parman – Jl. Kapt P Tendean – Jl. Re Martadinata – Jl. KHa Dahlan – Rs Pku Muhamadiah – Jl. Bayangkara – Jl. Jogonegaran – Jl. Gandekan – Jl. Jl.agran Lor – Jl. Tentara Pelajar – Samsat – Jl. Magelang – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. C Simanjuntak – Terminal Terban – Jl. C Simanjuntak – Jl. Prof Dr Sardjito – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Magelang – Jl. Tentara Pelajar – Samsat – Jl. Jl.agran Lor – Jl. Jl.agran – Jl. Pringgokusuman – Jl. Letjen S Prapto – Jl. Re Martadinata – Jl. Kapt P Tendean – Jl. Letjen S Parman – Jl. KH Wakhid Hasyim – Pojok Beteng Kulon – Jl. Jend MT Haryono – Jl. Plengkung Gading – Jl. Mayjen Sutoyo – Pojok Beteng Wetan – Jl. Kol Sugiyono – Jl. Tamansiswa – Jl. Kusumanegara – Sgm – Jl. Veteran – Jl. Warungboto – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Terminal Yogya

Sebuah Perenungan Tuk Kita Bersama Bagi yang mau merenung

January 24th, 2007 by kalesbulu
 
“Wahai manusia !
Aku heran pada orang yang yakin akan kematian, tapi hidup bersuka ria.

Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggungjawaban segala amal perbuatan di akhirat, tapi asyik mengumpulkan dan menumpuk harta.

Aku heran pada orang yang yakin akan kubur, tapi ia tertawa terbahak-bahak.

Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat, tapi ia menjalani hidupnya dengan bersantai-santai.

Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tapi ia menggandrunginya.

Aku heran pada intelektual, yang bodoh dalam soal moral.

Aku heran pada orang yang bersuci dengan air, sementara hatinya masih tetap kotor.

Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya.

Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi segala perilakunya tapi ia berbuat durjana.
Aku heran pada orang yang sadar akan kematiannya, kemudian akan tinggal dalam kubur seorang diri, lalu diminta pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya, tapi berharap belas kasih orang lain.

Sungguh.. tiada Tuhan kecuali Aku.. dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku.

Wahai manusia !

Hari demi hari usiamu kian berkurang, sementara engkau tidak pernah menyadarinya.
Setiap hari Aku datangkan rejeki kepadamu, sementara engkau tidak pernah memujiKu.
Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah mau lapang dada.
Dengan pemberian yang banyak, engkau tidak juga pernah merasa kenyang.

Wahai manusia !

Setiap hari Aku mendatangkan rejeki untukmu.
Sementara setiap malam malaikat datang kepadaKu dengan membawa catatan perbuatan jelekmu.
Engkau makan dengan lahap rejekiKu, namun engkau tidak segan-segan pula berbuat durjana kepadaKu. Aku kabulkan jika engkau memohon kepadaKu. KebaikanKu tak putus-putus mengalir untukmu.
Namun sebaliknya, catatan kejelekanmu sampai kepadaKu tiada henti.

Akulah pelindung terbaik untukmu.
Sedangkan engkau hamba terjelek bagiKu.
Kau raup segala apa yang Kuberikan untukmu.
Kututupi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan.

Aku sungguh sangat malu kepadamu, sementara engkau sedikitpun tak pernah merasa malu kepadaKu.
Engkau melupakan diriKu dan mengingat yang lain.

Kepada manusia engkau merasa takut, sedangkan kepadaKu engkau merasa aman-aman saja.

Pada manusia engkau takut dimarahi, tetapi pada murka-Ku engkau tak peduli.
Ikhwan fillah, bersujudlah dan bertaubatlah kepada allah SWT serta menangislah..
betapa banyak dosa yang telah kita perbuat selama ini..
lihatlah betapa banyak kelalaian yang telah kita lakukan selama ini

"Ya Allah,
kami bukanlah hambaMu yang pantas memasuki surga firdausMu, tidak juga kami mampu akan siksa api nerakaMu, berilah hambaMu ini ampunan, dan hapuskanlah dosa-dosa kami, sesungguhnya hanya Engkaulah Sang Maha Pengampun, Sang Maha Agung.

Ya Allah,
dosa-dosa kami seperti butiran pasir dipantai,
anugrahilah kami ampunan wahai Yang Maha Agung,
umur kami berkurang setiap hari sedangkan dosa-dosa kami terus bertambah
adakah jalan upaya bagi kami.

Ya Allah,
hambaMu yang penuh maksiat ini bersimpuh menghadapMu mengakui dosa-dosanya dan memohon kepadaMu,
ampunilah, karena hanya Engkaulah Sang Pemilik Ampunan,
bila Engkau Campakkan kami,
kepada siapa dan kemana kami mesti berharap selain dariMu”.

“Hisablah dirimu sebelum Allah menghisabmu”.

(Imam Ali bin Abu Thalib RA)

 

Ngeset I-Ring Di indosat

September 7th, 2006 by kalesbulu

 

I-Ring adalah nada sambung/panggil pribadi yang akan didengar oleh pemanggil/penelepon nomor kita. Nada sambung atau panggil yang sebelumnya didengar oleh orang yang menghubungi nomor kita adasalh suara tuuut tuuuut tuut dan begitu seterusnya hingga pangilan tersebut kita angkat atau jika tidak diangkat biasanya akan tersambung ke mail box atau pemberitahuan bahwa nomor yang dihubungi tidak dapat dihubungi.

Jika anda mengaktifkan fitur I-Ring dan memilih musik X, maka si pemanggil nomor kita akan mendengar musik X saat menunggu telepon diangkat oleh kita.

Jika kita ingin mendengarkan musik X secara cuma-cuma kita bisa menghubungi nomor kita sendiri dengan ponsel/hp/telepon lain, tetapi jangan terlalu lama, karena ada kemungkinan masuk ke dalam jebakan fitur mail box yang akan menguras pulsa kita jika tidak hati-hati.
Tarif layanan I-Ring Indosat
- Biaya langganan I-Ring Rp. 5.500 per bulan
- Download polyphonic Rp. 5.000 per lagu
- Download True music Rp. 7.000 per lagu
- Ganti Lagu midi Rp. 5.000 per lagu
- Ganti Lagu True music/original Rp. 7.000 per lagu
- Perpanjangan Layanan I-Ring Rp. 5.500 bulanan

Berbagai Cara Untuk Mengaktifkan Layanan I-Ring Indosat :
- Via Website

bagi pelanggan mentari i-ring.klub-mentari.com

bagi pelanggan IM3 : i-ring.m3-access.com
- Via Costumer Service

hubungi costumer service pada operator seluler anda masing-masing melalui hp anda dan minta nyalakan/aktifkan fitur i-ring untuk anda.
- Via Menu Browser

Bagi anda yang memiliki menu browser pada sim card anda seperti satelindo access, dapat mengaktifkan fitur i-ring dengan mudah.
Bila anda belum memiliki menu browser anda dapat menghubungi costumer service anda.
- Via SMS

untuk pengaktifan lagu : SET DASAR [kode_lagu] kirim ke 808

untuk berhanti langganan : STOP kirim ke 808

untuk melihat status i-ring : STATUS kirim ke 808

untuk mengaktifkan i-rung : REG kirim ke 808

kode lagu dapat dicari dan dilihat di web resmi indosat

- Via WAP GPRS khusus IM3
kunjungi situs i-ring.m3-access.com/wap

Kategori lagu nada sambung atau panggil pribadi yang dapat diaktifkan di ponsel anda (pada setiap kategori terdapat list/daftar lagu) :
- Pop Indonesia
- Pop Barat
- Pop Asia
- Soundtrack
- Klasik & Jazz
- Global Mix
- World Ethnic
- Nasional
- Wisdom, Poetry
- Jokes
- Dangdut
- Tradisional / Daerah
- Religi
- Others
- Indie

Tambahan Penting :
- Daftar lagu i-ring yang dapat diaktifkan di ponsel anda dapat dilihat di situs resmi grup indosat i-ring.klub-mentari.com dan i-ring.m3-access.com
- Saat aktivasi selesai anda akan mendapatkan 1 lagu i-ring gratis secara default.
- Aktivasi I-Ring dapat memakan waktu sekitar kurang lebih 24 jam
- Ada kemungkinan I-Ring belum bisa dinikmati oleh pelanggan indosat di daerah tertentu,
untuk info lebih lanjut hubungi costumer service operator seluler anda masing-masing
- Harga belum termasuk PPN (pajak pertambahan nilai)
- Fitur I-Ring bisa diaktifkan untuk semua tipe handset/ponsel/hp/telepon
 

Ngeset GPRS MENTARI…. Gampang-gampang susah

September 7th, 2006 by kalesbulu

 

pening kali nech kepala waktu mo ngeset gprs…..
setelah di ubrek-ubrek nemuin artikel kayak gini..

Untuk pengaktifan WAP dan GPRS pada Satelindo / Indosat Matrix diperlukan aktifasi dengan mengirim sms atau menghubungi call center Indosat matrix.

Untuk aktivasi gprs via sms caranya adalah :

- Ketik ACT[spasi]GPRS

- Kirim ke nomor 888 dari ponsel / handphone anda

Untuk aktivasi gprs via telepon call center caranya adalah :

- Hubungi nomor 222 (gratis)

- Hubungi nomer 021-5438-8888 (sesuai tarif)

Setting Manual

Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS Matrix :

- Profile Name : satelindo

- Homepage URL : http://wap.matrix-centro.com

- IP Address : 202.152.162.250:9200 (port 9200)

- Bearer : GPRS

- User Name : [kosongkan]

- Password : [kosongkan]

- APN / Access Point Name : satelindogprs.com

gmana nech ada nyang bisa mbantu ga nech..??

 

Impian Menggapai Atap Indonesia (Cartensz Pyramide)

August 27th, 2006 by kalesbulu
 
Bagi pendaki gunung, mendaki jajaran pegunungan Jayawijaya dan Sudirman(Carstensz Pyramide), Irian Jaya, adalah impian. Betapa tidak, pada salahsatu puncak pegunungan itu (Sudirman) terdapat titik tertinggi di Indonesia.

Carstensz Pyramide (4.884 mdpl) menyimpan banyak keunikan dan tantangan.Bukan hanya karena puncaknya diselimuti salju tropis tetapi termasuk dalam deretan 7 (tujuh) puncak benua.

Jangan heran bila pendaki-pendaki papan atas kelas dunia berlomba untuk mendaki puncak tertinggi di Australasia ini. Tak kurang dari Heinrich Harrer si pendaki yang hidupnya diperankan Brad Pitt dalam Seven Years In Tibet menjadi orang pertama yang mendaki Carstensz Pyramid. Kemudian Reinhold Messner pendaki pertama yang mencapai 14 puncak di atas 8.000 meter. Pat Morrow yang mencanangkan Carstensz Pyramid sebagai satu dari tujuh puncak di tujuh benua bumi ini. Irian itu bagian dari benua Australasia katanya. Ini mengakibat
pendaki-pendaki kelas dunia berbondong-bondong mengikuti jejaknya di antaranya pendaki wanita pertama Everest Junko Tabei pernah menjamah puncak ini.

Sayang, liatnya prosedur izin yang harus dimiliki, membuat banyak pendaki harus mengurungkan niatnya untuk berekspedisi. Apalagi wilayah pegunungan tengah Irian Jaya sempat tertutup untuk pendakian sejak kasus penculikan di Mapenduma 1995 - 1996.

Izin Mendaki yang Rumit

Di kalangan pendaki gunung di Indonesia ada satir tentang pendakian gunung di Irian Jaya. "Lebih sulit mengurus izinnya daripada mendaki gunungnya," keluh mereka. Izin pendakian gunung - utamanya ke Carstensz Pyramide - di Irian Jaya memang rumit dan tidak jelas. Tidak
ada selembar surat izin yang sah seperti misalnya pendakian di Nepal di mana pendaki diberikan semacam paspor selembar lengkap dengan foto dan keterangan izin mendaki puncak ketinggian berapa di daerah mana. Di Nepal ketika berhasil dan bisa menyerahkan bukti pun Departemen Pariwisata yang menangani izin ini mengeluarkan surat keterangan kesuksesan pendaki. Ketidakjelasan ini - hal yang biasa terjadi selama Orde Baru - selama bertahun-tahun bertahan dengan alasan klasik, keamanan.

Galih Donikara, seorang senior Wanadri menyebutkan untuk mendaki gunung ini harus memiliki rekomendasi dari kantor Menpora, Kapolri, BIA - intelejen Indonesia, Menhutbun/PKA, PT Freeport Indonesia (PTFI). Kalau mau lewat Tembagapura ditambah dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Itu semua harus diurus di Jakarta. Lalu di Jayapura, rekomendasi dari Bakorstranasda dan Kapolda harus dikantongi. Di Timika, rekomendasi EPO dan izin PTFI untuk fasilitas lintasan. "Terakhir di Tembagapura, koordinasi dengan Emergency Response Group (ERG) untuk penanganan Emergency Procedur dan aparat Satgaspam untuk masalah keamanan lintasan," jelas pendaki gunung yang sempat tergabung
dalam ekspedisi Indonesia - Everest ‘97 ini. Galih mencapai puncak Carstensz Pyramid bersama tim Cina pada awal tahun Millenium ini. Bersama beberapa pendaki sipil dan militer, mereka menggunakan rute Timika lewat Tembagapura untuk mencapai kemah induk.

Jika lewat Nabire, surat dari Bakorstranasda dan Polda Irian Jaya harus dilaporkan ke Polres Paniai dan Kodim Nabire, yang keduanya ada di kota Nabire. Lalu terakhir di Ilaga, semua surat rekomendasi diberikan ke Tripika setempat (Ilaga) yaitu Polsek, Koramil dan Camat. Tapi tunggu dulu, ketiga pimpinan tersebut akan memutuskan bisa atau tidaknya pendaki meneruskan ekspedisi. Semuanya tergantung dengan situasi keamanan pada saat itu. Bila sedang tidak ada bahaya yang dapat mengancam keselamatan pendaki seperti perang suku, maka pendaki boleh segera mulai.

Nah itulah daftar panjang surat rekomendasi untuk mendaki atap Indonesia itu. Rumit dan repot. Bambang Hertadi Mas, petualang dan pesepeda jarak jauh kawakan, sempat mengurungkan niatnya untuk berekspedisi ke puncak Carstensz Pyramide, gara-gara sulitnya mengurus izin pendakian itu. Paimo, panggilan akrab Bambang, lebih memilih memanjat Gunung Kilimanjaro, di benua Afrika untuk ekspedisi tahun 1987. "Mending sekalian ke luar (negeri), toh ongkos dan susahnya proses perizinan relatif tidak jauh berbeda," begitu komentar Paimo waktu itu.

Sebagian besar pemandu gunung, pendaki profesional sampai kelas amatiran, harus menelan kekecewaan. Padahal menurut mereka, banyak sekali turis-turis mancanegara yang ingin menggapai salju putih di kawasan tropis. Kegamangan masalah politik bumi Cendrawasih ini juga mengganggu upaya untuk menjadikan Carstensz Pyramid dan pegunungan Sudirman sebagai tujuan wisata yang bisa jadi andalan Papua. Bagi sebagian orang, Carstensz merupakan sumber rezeki tersendiri dan punya nilai jual yang tinggi.

Kelangkaan informasi tentang kedua pegunungan itu juga menjadikan minat terhadap pendakian gunung di Irian Jaya - utamanya Carstensz Pyramide - harus surut di tengah jalan. Kecuali, bagi para pendaki yang cukup dana dan pengalaman. Tak banyak buku-buku "keluaran" negeri sendiri yang benar-benar menceritakan nikmatnya bertualang menggapai
atap Indonesia itu. Paling-paling hanyalah beberapa bentuk tulisan hasil ekspedisi ke sana.

Akhirnya, pendaki-pendaki lokal harus pontang-panting mencari informasi ke beberapa perkumpulan pencinta alam ternama dan berpengalaman di negeri ini. Tapi itu mungkin tidak seberapa rumit jika dibandingkan dengan mengurus perizinannya. Sampai kapan?

 

Edelwis Anaphalis Javanicus

July 31st, 2006 by kalesbulu
 


Edelweis Anaphalis javanica adalah tumbuhan gunung yang terkenal, tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia, tetapi tumbuhan yang cantik ini sekarang sangat langka.
Edelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan dan lebah terlihat mengunjunginya. Jika tumbuhan ini cabang-cabangnya dibiarkan tumbuh cukup kokoh, edelweis dapat menjadi tempat bersarang bagi burung tiung batu licik Myophonus glaucinus.
Bagian-bagian edelweis sering dipetik dan dibawa turun dari gunung untuk alasan-alasan estetis dan spiritual, atau sekedar kenang-kenangan oleh para pendaki. Pada bulan Februari hingga Oktober 1988, terdapat 636 batang yang tercatat telah diambil dari Gunung Gede-Pangrango. Dalam batas tertentu dan sepanjang hanya potongan-potongan kecil yang dipetik, tekanan ini dapat dihadapi. Sayangnya keserakahan serta harapan-harapan yang salah telah mengorbankan banyak populasi, terutama populasi yang terletak di jalan-jalan setapak.
Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa edelweis dapat diperbanyak dengan mudah melalui pemotongan cabang-cabangnya. Oleh karena itu potongan-potongan itu mungkin dapat dijual kepada pengunjung untuk mengurangi tekanan terhadap populasi liar.